Sunday, May 18, 2014

Wanita supaya bisa menolong pasangannya untuk lebih peka.

 Dr. Gary Smalley lewat satu diantara bukunya yang berjudul ALASAN TERSEMBUNYI - MENGAPA PRIA BERPERILAKU TERTENTU menguraikan sebagian tehnik untuk beberapa wanita supaya bisa menolong pasangannya untuk lebih peka.

Gary merekomendasikan pada awalnya supaya Anda lebih dahulu belajar mengekspresikan perasaan Anda lewat tiga sikap yang penuh kasih seperti kehangatan, empati, serta ketulusan pada pasangan Anda.

Kehangatan bermakna terima seorang dengan ramah, berasumsi bahwasanya seorang cukup utama untuk dipedulikan lantaran ia yaitu manusia walau bila ia tidak layak memperolehnya.

Empati bermakna kekuatan untuk mengerti serta rasakan perasaan seorang, sebatas dapat menyesuaikan diri Anda pada posisinya serta melihat kondisi dari pojok pandangnya.

Sedang yang disebut dengan ketulusan di sini yaitu menunjukkan perhatian yang sungguh-sungguh pada seorang tiada beralih sikap terhadapnya saat situasi beralih.

Tak hanya tiga sikap kasih itu, beberapa wanita juga butuh belajar menceritakan perasaan pada pasangan tiada pernyataan 'engkau'. Umpamanya, " Engkau tidak sempat ada dirumah! "

Pernyataan 'engkau' cuma bakal mengakibatkan seseorang pria membuat perlindungan diri, menentang, serta selekasnya meninggalkan pasangannya tiada merampungkan persoalan yang ada. Pernyataan 'engkau' bikin pria terasa terancam.

Sebaliknya, gunakanlah kalimat yang diawali dengan 'aku', umpamanya " Saya terasa rindu padamu belakangan ini. Maukah engkau pulang lebih awal besok? "

Bila Anda dalam situasi geram, maka tunggu sampai amarah atau perasaan jengkel Anda reda, sebelum saat Anda mengulas suatu hal yang peka dengan pasangan.

Karena bila Anda terus berbicara dalam situasi geram, maka hal semacam itu bakal menghidupkan reaksi yang salah dalam diri pasangan Anda. Tetaplah diam atau ubah tema perbincangan hingga Anda reda.

Apabila pasangan mau tahu kenapa Anda diam, beritahu dengan tenang bahwasanya Anda butuh saat untuk mengerti perasaan Anda.

Bila Anda bicara dengan tenang, maka perlahan Anda melenyapkan kecenderungan pasangan untuk berikan reaksi yang tajam.

Ingatlah, bahwasanya seluruhnya ini yaitu sistem yang membutuhkan saat serta ketekunan dalam prakteknya.

Barangkali pada awalnya, pasangan Anda bakal membela diri serta menyampaikan bahwasanya perasaan Anda tak logis. Tetapi, Anda dapat terus-terusan menyampaikan padanya bahwasanya Anda tak berupaya membetulkan perasaan Anda, Anda cuma coba menuturkan apa yang Anda rasakan dengan cara jujur kepadanya.

Tak tahu ia memikirkan bahwasanya perasaan Anda logis atau tak, hal semacam itu tidaklah meniadakan kenyataan bahwasanya Anda mempunyai perasaan itu. Anda unik, tidak sama darinya, serta ia butuh tahu hal semacam itu.

Tinggalkan pernyataan-pernyataan pedas seperti " Apa kataku " yang tersirat dalam kalimat-kalimat tersebut :


Bila saja engkau lakukan apa yang saya minta tadi...
Seperti yang telah kuduga....
Saya tahu...
Saya cuma minta engkau lakukan satu hal serta....
Tengok tuh
Saya tak bisa mempercayaimu
Engkau tidak sempat dengarkan, tidakkah demikian?
Nah, kuharap engkau puas
Engkau senantiasa mengerjakannya menurut caramu sendiri
Saya tidak ingin mengatakannya...
Barangkali satu hari kelak engkau ingin terima saranku



Satu saja kunci yang butuh Anda pegang yaitu saat pasangan Anda lihat sifat-sifat dalam hidup Anda yang Anda kehendaki ada didalam dia, ia bakal terdorong untuk jadikan sifat-sifat itu untuk sisi dari hidupnya. Dengan kata lain, jadilah teladan lebih dahulu baginya!

4 comments: